TURUT BERDUKACITA BERSAMA FRISKA ZAGOTO, MAHASISWA SEMESTER 8 ATAS MENINGGALNYA AYAH TERCINTA

Pada tanggal 7 Mei 2024, Civitas Akademika STP Dian Mandala Gunungsitoli, dikejutkan oleh berita duka dari keluarga Friska Zagoto, mahasiswa semester 8, karena ayahanda telah dipanggil Tuhan di Padang. Jenazah ayahanda Sdri. Friska Zagoto telah diberangkatkan dari Padang ke Nias pada tanggal 8 Mei dan tiba tanggal 9 Mei 2024 pagi hari di rumah keluarga di Stasi St. Teresia Bonia – So’onogeu, Paroki Santa Perawan Maria diangkat ke Surga Telukdalam luar kota.
Sebagai ungkapan turut berdukacita dari pihak STP Dian Mandala, telah diutus dosen dan mahasiswa ke rumah duka untuk melayat sekaligus berdoa serta memberikan penghiburan kepada keluarga Sdri. Friska Zagoto dan kakak sulungnya Nidarmawati Zagoto, yang adalah alumni STP Dian Mandala Gunungsitoli tahun 2022. Adapun utusan dari Kampus STP Dian Mandala dalam kegiatan melayat ini adalah 4 orang Dosen: P. Sergius Lay, OFMCap; Sr. Caroline Naibaho, KYM; ibu Leoni Luahambowo, M.Psi; dan ibu Martina Marbun, M.Hum; serta 14 orang mahasiswa semester 8 dan utusan dari Senat Mahasiswa (SEMA).

Setibanya di rumah duka, utusan STP Dian Mandala beristirahat sejenak, lalu melanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh P. Sergius Lay, OFMCap dan disusul dengan ucapan turut berduka cita oleh Sr. Caroline KYM dan dari mahasiswa. Setelah melaksanakan doa-doa di rumah duka, para dosen dan mahasiswa diundang untuk makan siang di rumah tetangga, dan setelah itu langsung bersiap-siap untuk kembali ke Gunungsitoli mengingat hari telah sore dan perjalanan yang cukup jauh.
Semoga dengan kunjungan ini, Sdri. Friska dan Nidar bersama keluarga besar tetap kuat dalam iman dan menerima peristiwa ini dengan hati yang ikhlas.
Selamat jalan ke surga Ama Nidar….

[13/05/2024, psl]

IBADAT PAGI RUTIN DOSEN, PEGAWAI DAN MAHASISWA STP DIAN MANDALA

Sebagai bagian dari pendidikan, pembinaan dan latihan keterampilan berpastoral, para mahasiswa STP Dian Mandala Gunungsitoli setiap paginya melaksanakan Ibadat Pagi bersama yang dihadiri juga oleh para Fungsionaris dan Dosen serta Staf Pegawai. Selain tujuan utama sebagai doa dan syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya dan mohon berkatnya dalam melaksanakan tugas-tugas sehari-sehari sebagai Dosen dan Mahasiswa serta Pegawai, Ibadat Pagi ini dilaksanakan sebagai intrumen latihan dalam hal kepemimpinan liturgi, sehingga diharapkan para mahasiswa mampu untuk mempimpin liturgi di tengah-tengah umat beriman.
Para Petugas Ibadat Pagi bersama terdiri 5 orang: Pemimpin Doa, Dirigen, Pembaca Kitab Suci (terutama Injil pada hari yang bersangkutan), Pengkotbah, dan Organis. Para petugas pun diambil dari dari setiap semester. Biasanya untuk pengkotbah diambil dari semester akhir yaitu semester 8. Setiap hari, para petugas akan bertugas secara bergiliran, agar dalam setahun semua mahasiswa dapat tampil / terlibat dalam Ibadat Pagi ini.

Seusai Ibadat Pagi yang difasilitasi oleh para petugas, para Fungsionaris memberikan evaluasi singkat kepada seluruh petugas Ibadat Pagi. Evaluasi dilakukan untuk melihat hal-hal yang sudah baik dan hal-hal yang masih perlu diperhatikan untuk diperbaiki di lain kesempatan, atau langsung diulang pada keesokan harinya, sampai akhirnya “lulus tampil”.
Semoga para mahasiswa yang telah dipersiapkan oleh lembaga STP Dian Mandala Gunungsitoli, dapat banyak belajar dan mampu juga mengaplikasikan dengan baik semua ilmu dan pengalaman liturgis dan spiritualis yang diperoleh selama di bangku kuliah STP Dian Mandala Gunungsitoli.

PERTEMUAN USKUP KEUSKUPAN SIBOLGA, BUPATI NIAS DAN DIRJEN BIMAS KATOLIK RI: RENCANA PENDIRIAN STP NEGERI DIAN MANDALA DI WILAYAH KABUPATEN NIAS

Malam tanggal 2 Mei 2024 adalah malam bersejarah bagi Gereja Keuskupan Sibolga. Manakala bangsa Indonesia tengah melewati euphoria perayaan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Kabupaten Nias periode 2019 s/d 2024, menyerahkan 10 ha tanah kepada Dirjen Bimas Katolik Republik Indonesia Bapak Suparman demi pembangunan sebuah pusat pendidikan terpadu bagi putera-puteri bangsa Indonesia. Acara diawali dengan jamuan makan malam yang disediakan Pemkab Nias di pendopo Kabupaten Nias. Makan malam yang lezat, masakan khas Raja Koki Gunungsitoli, menjadi acara pembuka dari rangkaian acara penyerahan tanah tersebut.

Bapak Bupati dalam sambutan sebagai tuan rumah mengungkapkan isi hatinya bahwa beliau dengan lapang hati menyerahkan sekian hektar tanah kepada pihak Katolik. Ia percaya bahwa dunia pendidikan yang diselenggarakan oleh Gereja Katolik dalam kolaborasi antara pihak Keuskupan Sibolga dengan pihak pemerintah melalui Dirjen Bimas Katolik, dapat menjadi akses bagi pemberdayaan kaum muda sebagai manusia seutuhnya dan pada gilirannya dapat membawa perubahan dalam berbagai segi bagi masyarakat banyak. Sebagai daerah yang dikategorisasi sebagai wilayah 3T, dunia pendidikan dipercayai dapat menjadi jalan menuju perubahan. Sementara Dirjen Bimas Katolik, dalam sambutan balasannya memberi tekanan pada dua hal yakni kolaborasi dengan Universitas yang sudah ada, untuk saling bertukar mahasiswa-i sehingga saling memperkaya wawasan dan ketrampilan dan ingin menyelenggarakan pendidikan Katolik yang focus pada mengasa manusia yang tinggi intelektualitasnya dan tinggi pula karakternya.

Melanjutkan apa yang sudah diputuskan pada malam sebelumnya, di pagi hari tanggal 3 Mei 2024, Dirjen Bimas katolik berserta rombongan dari Jakarta dan Uskup Keuskupan Sibolga beserta rombongan STP Dian Mandala beraudiensi dengan Sekda Kabupaten Nias, Bapak Samson Zai di Kantor Bupati Kabupaten Nias.
Setelah barang 15 menit duduk berbincang di meja elips dan mendengarkan isi surat Bupati Kabupaten Nias, dikomandoi oleh Sekda Nias dan para jajaran Dinas yang terkait berserta Bapak Camat dan Kepala Desa, langsung turun ke lapangan untuk meninjau lokasi akan berdirinya โ€œSitus Pendidikan Terpadu Katolik (Paud, TK, SD, SMP dan SMA Seminari serta Universitas Negri Katolik). Di lapangan penghibah tanah ke Pemkab Nias, telah hadir yakni A.I. Meni, tokoh masyarakat terkemuka pulau Nias.

Sebelum sayonara dengan Dirjen Bimas Katolik dan rombongan yang akan berangkat ke Jakarta, Pemkab Nias masih menjamu makan siang di rumah makan Hiliweito Gido. Sayonara โ€ฆ untuk yang terbang ke angkasa menuju Jakartaโ€ฆ selamat bekerja kepada yang tinggal demi mewujudkan mimpi menjadi kenyataan, mendirikan Universitas Negri Katolik yang menjadi Dian nan bercahaya bagi dunia kaum muda di masa depan dimulai dari hari ini. I have a dream. This is the first step towards realizing the dream โ€ฆ tepat di hari Pendidikan Nasional.

Sumber Berita: pdo

SOSIALISASI RENCANA ALIH STATUS STP-DM SEBAGAI PTK KATOLIK NEGERI OLEH DIRJEN BIMAS KATOLIK RI

Pada tanggal 1 Mei 2024, bertepatan dengan hari Buruh Internasional, Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Dian Mandala Gunungsitoli dikunjungi oleh Rombongan dari Dirjen Bimbingan Masyarakat Katolik Republik Indonesia. Adapun maksud dan tujuan kunjungan tersebut adalah “Sosialisasi tentang Rencana Perubahan Status STP Dian Mandala Gunungsitoli dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri” di bawah naungan Dirjen Bimas Katolik RI.
Adapun yang hadir pada kunjungan tersebut adalah Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI Bapak Drs. Suparman, S.E., M.Si., Direktur Pendidikan Katolik Bapak Dr. Salman Habeahan, S.Ag., M.M., Kasubdit Pendidikan Tinggi Bapak Yuven Sepur, S.Fil, M.Si., Sekretaris Dirjen Bapak Gregorius S.Fil, Ibu Adriana Damayanthi S.Kom, Pembimas Katolik Propinsi Sumatera Utara Bpk. Marihutua Pasaribu, S.Fil., Kasi Bimas Katolik Kota Gunungsitoli Bapak Setiawan Ndruru, S.H., dan Plt. Kasi Bimas Katolik Kabupaten Nias Bapak Robert Arozatulo Zebua, S.Ag.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan sapaan pembukaan oleh Wakil Ketua bidang Akademik, Ibu Evimawati Harefa, S.Ag, M.Ag., dilanjutkan dengan Lagu Indonesia Raya, Doa Pembukaan oleh Dr. Alfons Seran, M.Th., Ucapan selamat datang oleh Ketua STP Dian Mandala, Dr. Dominikus Doni Ola, M.Th., dan Arahan dan Bimbingan dari Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI Bapak Suparman S.E, M.Si.
Dalam sosialisasi tersebut, Ketua STP Dian Mandala dalam kata pengantarnya mengatakan bahwa “Di kepulauan Nias, masyarakat Katolik sangat membutuhkan pendidikan yang lebih berkualitas, mengingat beberapa Kabupaten Nias adalah daerah terluar, tertinggal dan termiskin. Hal senada juga dikatakan mewakili Pengurus Yayasan Budi Bakti Keuskupan Sibolga bahwa “Pendidikan di wilayah Keuskupan Sibolga sudah harus dikelola dengan baik. jika nanti suatu ketika STP Dian Mandala berproses menjadi Perguruan Tinggi Negeri, maka semoga STP Dian Mandala tidak ditinggalkan tetapi harus diperhatikan dengan baik”.
Setelah kegiatan sosialisasi tersebut, rombongan Dirjen Bimas Katolik beristirahat sejenak untuk makan siang dan istirahat. Pertemuan selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 2-3 Mei 2024. Pertemuan tentang sosialisasi tersebut diakhiri dengan lagu Hymne STP Dian Mandala yang dinyanyikan oleh civitas akademika STP Dian Mandala Gunungsitoli serta Doa Penutup oleh Sr. Caroline Naibaho, KYM. (psl)

KERASULAN DOSEN DAN MAHASISWA STP DIAN MANDALA DI STASI ST. THOMAS ONODOHALAWA PAROKI IDANOGAWO

Lembaga Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Dian Mandala Gunungsitoli, pada hari Minggu, 28 April 2024 mengadakan kerasulan ke Stasi Santo Thomas Onodohalawa Paroki St. Petrus dan Paulus Idanogawo. Kerasulan ini sebagai bagian dari tekat Lembaga STP Dian Mandala untuk hadir di tengah-tengah umat Katolik, menjalankan tri dharma Perguruan Tinggi yaitu Pelayanan dan Pengabdian kepada Masyarakat, sekaligus memperomosikan lembaga STP Dian Mandala kepada segenap umat Katolik yang ada di Keuskupan Sibolga.
Adapun para dosen yang terlibat dalam kegiatan kerasulan Mingguan ini adalah Fr. Antonius P. SIpahutar CMM, Sr. Caroline Naibaho KYM, Ibu Martina Marbun dan P. Sergius Lay OFMCap. Sedangkan mahasiswa yang ikut dalam kerasulan ini berjumlah 22 orang.
Kegiatan kerasulan diawali dengan bincang-bincang bersama umat, Perayaan Ekaristi, Perkenalan Lembaga STP dan Promosi, serta ramah tamah di Rumah Lektor (pimpinan dewan Stasi), Bpk. Ama Kalvin Halawa. Dalam kata sambutan di Gereja maupun di rumah Lektor Ama Kalvin, pengurus Gereja mengharapkan agar kegiatan kerasulan seperti adalah hal baik agar umat katolik dapat mengenal lebih dekat STP Dian Mandala, serta memperkenalkan kepada anak-anak muda / OMK agar kelak dapat memilih lembaga STP Dian Mandala sebagai pendidikan lanjut mereka setelah tamat SMA / SMK.
Setelah acara ramah tamah di Rumah Lektor Stasi Ama Kalvin Halawa, para dosen dan mahasiswapun kembali ke Gunungsitoli untuk melanjutkan aktivitas mereka (psl).

๐‹๐€๐†๐” ๐‚๐Ž๐‘๐Ž๐๐€ ๐•๐„๐‘๐’๐ˆ ๐Ž๐๐Ž ๐†๐€๐”๐Š๐Ž

Lagu ๐‘ฐ๐‘น๐‘จ๐‘ถ๐‘ต๐‘ถ ๐‘บ๐‘ฐ๐‘ฏ๐‘ฐ๐‘ต๐‘ถ ๐‘ซร•๐‘ณ๐‘จ (๐‘ถ๐‘ต๐‘ถ ๐‘ฎ๐‘จ๐‘ผ๐‘ฒ๐‘ถ) dipopulerkan oleh bapak ๐—™๐—”๐—ข๐——ร•๐——ร•๐—šร• ๐—ญ๐—˜๐—š๐—”. Dia menciptakan lagu itu pada masa-masa mendekati hari proklamasi kemerdekaan Indonesia. Hidup pada dua era penjajahan di Indonesia, yakni Belanda dan Jepang maka membuatnya merasakan perihnya masa-masa penjajahan. Kondisi inilah yang membuatnya terinsipirasi menciptakan lagu sebagai usaha mempertahankan dan memperjuangkan nasib masyarakat Nias.

Situasi sekarang, bukanlah Belanda dan Jepang yang menjajah kita melainkan pandemi virus corona (Covid-19). Pada masa perjuangan ini, kita diberi beragam-ragam himbauan demi keselamatan diri sendiri dan sesama. Salah satunya adalah melalui lagu ๐‚๐Ž๐‘๐Ž๐๐€ yang di-cover oleh beberapa dosen, alumni dan mahasiswa STP Dian Mandala. Peng-cover-an ini dilakukan melalui social distancing, maka maklumi suaranya tapi ambil hikmat dan maknanya dari lirik lagu yang dimaksud.
๐‘บ๐’†๐’Ž๐’๐’ˆ๐’‚ ๐’ƒ๐’†๐’“๐’Ž๐’‚๐’๐’‡๐’‚๐’‚๐’•!

๐—Ÿ๐—ถ๐—ฟ๐—ถ๐—ธ:
Inรตtรต iadaโ€™a ba zi so ita
tenga simane inรตtรต mefรตna
Bรตi ua anรตrรต honogรตโ€™รต
Faigi gรตi waโ€™auri zato

Yaโ€™ita iraono sihino dรตla
Be duma-duma ba mbanua
Oโ€™รต niwaโ€™รต famareta
Sasai danga ba okhoiโ€™รตgรต

Ba bรตi ua fahadรต-hadรตโ€™รต
Ba bรตi ua fara’u-ra’u tanga
Enaรต lรต gรตna ita corona

#dirumahaja
#lindungidiri
#lindungisesama
#salamcorona
#stpdianmandalahadiruntukanda

๐—”๐—ก๐—ง๐—œ๐—ฆ๐—œ๐—ฃ๐—”๐—ฆ๐—œ ๐—–๐—ข๐—ฉ๐—œ๐——-๐Ÿญ๐Ÿต, ๐—ž๐—˜๐—ง๐—จ๐—” ๐—ฆ๐—ง๐—ฃ ๐——๐—œ๐—”๐—ก ๐— ๐—”๐—ก๐——๐—”๐—Ÿ๐—” ๐—Ÿ๐—”๐—ž๐—จ๐—ž๐—”๐—ก ๐—ฃ๐—˜๐—ก๐—ฌ๐—˜๐— ๐—ฃ๐—ฅ๐—ข๐—ง๐—”๐—ก ๐——๐—œ๐—ฆ๐—œ๐—ก๐—™๐—˜๐—ž๐—ง๐—”๐—ก ๐——๐—œ ๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐—š๐—ž๐—จ๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐—ž๐—”๐— ๐—ฃ๐—จ๐—ฆ

Penyemprotan disinfektan dilakukan di lingkungan kampus Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Dian Mandala Gunungsitoli sebagai langkah antisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid – 19). Upaya itu dilakukan langsung oleh Ketua STP Dian Mandala, Fransiskus T. S. Sinaga, S.Ag., M.Th untuk menjadikan lingkungan kampus steril dari pelbagai virus dan mikroorganisme yang merugikan manusia, terutama pandemi Covid โ€“ 19 yang telah menjadi bencana saat ini.

Penyemprotan ini menyasar di beberapa ruangan seperti ruang fungsionaris, ruang dosen, ruang BAAK/BAUK, ruang kelas mahasiswa, ruang auditorium, ruang perpustakaan, ruang lab komputer, ruang diskusi mahasiswa, ruang SEMA, ruang jaga, ruang tamu, kantin, teras, tangga dan dapur pada hari Kamis (02/04/2020).

Dalam prosesnya, kegiatan ini merupakan inisiatif Ketua STP Dian Mandala dalam rangka membantu pemerintah daerah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid โ€“ 19, khususnya di lingkungan kampus.

Selain penyemprotan, selama masa darurat Covid – 19, pihak lembaga STP Dian Mandala juga terus melakukan dan melanjutkan serangkaian himbauan positif dari pemerintah pusat untuk mengedukasi mahasiswa dan masyarakat pada umumnya sebagai bentuk kepedulian melawan corona.

Fransiskus T. S. Sinaga, S.Ag., M.Th., mengatakan bahwa mari kita bersama-sama menjaga kebersihan rumah, tempat kerja dan lingkungan. Dengan melaksanakan penyemprotan seperti ini, berarti kita telah berusaha dan berupaya menjaga serta memelihara lingkungan agar tetap aman dan bersih. Karena itu, masyarakat dan pemerintah harus bekerja sama serta saling bahu-membahu memutus mata rantai penyebaran virus corona, ujarnya.

Sementara itu, penyemprotan disinfektan merupakan standar penanggulangan virus dan tetap harus dilakukan, bahkan berkala. Tentu, tidak hanya di lingkungan kampus tetapi baiknya mahasiswa dan masyarakat melanjutkannya di rumah atau di lingkungan masing-masing.

Untuk pencegahan dan memberantas Covid – 19, tentunya kita diajak untuk bergandengan tangan membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta melindungi diri dan sesama yang dimulai dari hal-hal sederhana.

๐’ซ๐‘’๐“ƒ๐“Š๐“๐’พ๐“ˆ,
๐’ข๐’พ๐“๐’ถ๐“€๐’พ๐’ถ๐“‚๐’ถ ๐ป๐“Š๐“๐“Š, ๐‘€.๐’œ๐‘”.

๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ฆ๐—”๐— ๐—” ๐— ๐—˜๐—ก๐—–๐—˜๐—š๐—”๐—› ๐—ฉ๐—œ๐—ฅ๐—จ๐—ฆ ๐—–๐—ข๐—ฅ๐—ข๐—ก๐—”

Dalam rangka mewaspadai dan mencegah menjalarnya ๐•๐ข๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐‚๐จ๐ซ๐จ๐ง๐š ( ๐‚๐จ๐ฏ๐ข๐-๐Ÿ๐Ÿ—), maka lembaga STP Dian Mandala terus berupaya untuk mengedukasi dan mengingatkan para mahasiswa agar tetap menjaga kesehatan, menghindari kerumunan orang, menjaga jarak satu dengan yang lain dan lebih baik beraktivitas di rumah masing-masing, seperti himbauan dari pemerintah pusat akhir-akhir ini.

Pada hari Selasa, 17/03/2020 para dosen rapat bersama untuk menentukan langkah dan kebijakan lembaga dalam mengantisipasi berkembangnya ๐•๐ข๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐‚๐จ๐ซ๐จ๐ง๐š (๐‚๐จ๐ฏ๐ข๐-๐Ÿ๐Ÿ—) yang telah menjadi persoalan bangsa Indonesia dan bahkan dunia saat ini.

Salah satu keputusan lembaga adalah mahasiswa diberi kesempatan untuk tetap belajar mandiri di rumahnya masing-masing selama beberapa minggu ke depan.

Berdasarkan keputusan lembaga, mahasiswa belajar mulai dari 20 Maret 2020 s/d 18 April 2020.

Selama belajar mandiri, setiap dosen akan menyiapkan strateginya dalam memberikan kuliah online, mengerjakan tugas dan mengerjakan soal-soal UTS (Ujian Tengah Semester) secara online.

Selain itu, lembaga menyiapkan surat pemberitahuan mahasiswa belajar mandiri di rumah masing-masing yang diserahkan kepada orang tua, wali atau donatur.

Harapan bersama adalah dalam menghadapi virus corona (covid – 19) tidak perlu panik tetapi perlu waspada.

๐—”๐—ฌ๐—ข ๐—ž๐—จ๐—Ÿ๐—œ๐—”๐—› ๐——๐—œ ๐—ฆ๐—ง๐—ฃ ๐——๐—œ๐—”๐—ก ๐— ๐—”๐—ก๐——๐—”๐—Ÿ๐—” ๐—š๐—จ๐—ก๐—จ๐—ก๐—š๐—ฆ๐—œ๐—ง๐—ข๐—Ÿ๐—œ

๐˜‰๐˜ถ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜บ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ต๐˜ช๐˜จ๐˜ข
๐˜‹๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ข๐˜ต๐˜ถ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ญ ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ข
๐˜’๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ช๐˜ข๐˜ฉ
๐˜‘๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ง๐˜ต๐˜ข๐˜ณ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜š๐˜›๐˜— ๐˜‹๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ ๐˜”๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข

STP Dian Mandala salah satu Perguruan Tinggi Katolik yang berada di Kota Gunungsitoli. Lembaga ini mampu menghasilkan cendekiawan dan tokoh-tokoh Katolik di masa yang akan datang. Secara khusus menghasilkan guru Agama Katolik, Katekis dan Petugas Pastoral yang bergerak di pelbagai lini pelayanan seperti di Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Sakit, Panti Asuhan, Kantor Kementerian Agama, Stasi, Paroki dan Keuskupan.

Selain itu, STP Dian Mandala berkiprah dalam mengembangkan minat dan bakat mahasiswa melalui kursus dan pelatihan-pelatihan non akademik misalnya paduan suara, vocal grup, musik, tari, katering, salon, menjahit, pertanian dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan seperti ini dipastikan dapat menjadi penunjang ilmu pengetahuan mahasiswa secara akademik.

Mahasiswa STP Dian Mandala Keuskupan Sibolga memang dikenal hanya yang beragama Katolik, karena mereka dipersiapkan untuk menjadi pengajar iman ke-Katolikan. Meskipun demikian, mahasiswanya tidak hanya berasal dari Keuskupan Sibolga melainkan ada beberapa mahasiswa yang berasal dari Keuskupan lain seperti Keuskupan Agung Medan, Keuskupan Padang, Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Agung Ende dan Keuskupan Atambua.

Saat ini, STP Dian Mandala memiliki 2 gedung kampus, yakni kampus 1 di Jl. Nilam No. 4 dan kampus 2 di Jl. Karet No. 33 yang kini pembangunannya hampir selesai. Selain sarana-prasarana yang memadai juga memiliki dosen-dosen yang berkompeten pada bidangnya masing-masing.

Oleh karena itu, dalam menyongsong Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2020/2021 maka STP Dian Mandala memberi iklan secara online dan manual. Iklan online bisa dilihat melalui laman facebook Dian Mandala dan Humas STP Dian Mandala โ€“ Nias serta website http://stpdianmandala.ac.id dan sedangkan iklan manual dilakukan melalui pembagian brosur di Stasi, Paroki dan Sekolah-sekolah serta pemasangan baliho di pelbagai daerah Kabupaten/Kota.

Adapun tempat pemasangan baliho STP Dian Mandala tahun 2020:

1. Di Jalan Karet, Kulurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli

2. Di Jalan Merdeka, Desa Hiliweto, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias

3. Di Jalan Golkar, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan

4. Di Desa Muzoi, Kecamatan Lahewa Timur, Kabupaten Nias Utara

5. Di Desa Simeasi, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat

๐’ซ๐‘’๐“ƒ๐“Š๐“๐’พ๐“ˆ,
๐’ข๐’พ๐“๐’ถ๐“€๐’พ๐’ถ๐“‚๐’ถ ๐ป๐“Š๐“๐“Š, ๐‘€.๐’œ๐‘”.

MAHASISWA STP DIAN MANDALA KELAS SOLIDER GELAR AKSI PUNGUT SAMPAH

Kehadiran mahasiswa sebagai masyarakat intelektual harus mampu memberi dampak bagi lingkungan dan juga bagi masyarakat. Salah satunya adalah melalui kegiatan APS (Aksi Pungut Sampah).

Mahasiswa STP Dian Mandala Kelas Solider melakuan kegiatan yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan juga masyarakat seperti jalan santai sambil pungut sampah di sepanjang jalan Kota Gunungsitoli. Kegiatan ini dimulai dari depan gereja Katolik Santa Maria Bunda Para Bangsa Gunungsitoli, jalan depan kantor Wali Kota Gunungsitoli, Tugu Gempa dan berakhir di Taman Yaโ€™ahowu, Kamis (12/03/2020).

Ketua Tim Kerja (TIMKER), Dewi Purniman Waruwu mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar berdasarkan inisiatif dan program Kelas Solider. Selain itu, kegiatan pungut sampah sebagai upaya mengurangi sampah di sekitar trotoar/jalan raya yang dilalui dan di tempat-tempat keramaian. Aksi pungut sampah juga bermaksud sebagai ajakan bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan yang dapat mencemari lingkungan.

Kita mau mengajak mahasiswa sebagai kaum intelektual untuk bisa memerangi masalah sampah. Dengan hal-hal sederhana seperti ini, mahasiswa dibiasakan untuk turut berkontribusi dalam menjaga lingkungan, ujarnya. 

Tidak sedikit yang berharap bahwa kegiatan semacam itu terus didengungkan dan direalisasikan kapan dan di mana saja demi kenyamanan bagi banyak orang, karena โ€œlingkungan yang sehat adalah lingkungan yang bersih”.

Penulis,

            Gizakiama Hulu, M.Ag.