๐‹๐€๐†๐” ๐‚๐Ž๐‘๐Ž๐๐€ ๐•๐„๐‘๐’๐ˆ ๐Ž๐๐Ž ๐†๐€๐”๐Š๐Ž

Lagu ๐‘ฐ๐‘น๐‘จ๐‘ถ๐‘ต๐‘ถ ๐‘บ๐‘ฐ๐‘ฏ๐‘ฐ๐‘ต๐‘ถ ๐‘ซร•๐‘ณ๐‘จ (๐‘ถ๐‘ต๐‘ถ ๐‘ฎ๐‘จ๐‘ผ๐‘ฒ๐‘ถ) dipopulerkan oleh bapak ๐—™๐—”๐—ข๐——ร•๐——ร•๐—šร• ๐—ญ๐—˜๐—š๐—”. Dia menciptakan lagu itu pada masa-masa mendekati hari proklamasi kemerdekaan Indonesia. Hidup pada dua era penjajahan di Indonesia, yakni Belanda dan Jepang maka membuatnya merasakan perihnya masa-masa penjajahan. Kondisi inilah yang membuatnya terinsipirasi menciptakan lagu sebagai usaha mempertahankan dan memperjuangkan nasib masyarakat Nias.

Situasi sekarang, bukanlah Belanda dan Jepang yang menjajah kita melainkan pandemi virus corona (Covid-19). Pada masa perjuangan ini, kita diberi beragam-ragam himbauan demi keselamatan diri sendiri dan sesama. Salah satunya adalah melalui lagu ๐‚๐Ž๐‘๐Ž๐๐€ yang di-cover oleh beberapa dosen, alumni dan mahasiswa STP Dian Mandala. Peng-cover-an ini dilakukan melalui social distancing, maka maklumi suaranya tapi ambil hikmat dan maknanya dari lirik lagu yang dimaksud.
๐‘บ๐’†๐’Ž๐’๐’ˆ๐’‚ ๐’ƒ๐’†๐’“๐’Ž๐’‚๐’๐’‡๐’‚๐’‚๐’•!

๐—Ÿ๐—ถ๐—ฟ๐—ถ๐—ธ:
Inรตtรต iadaโ€™a ba zi so ita
tenga simane inรตtรต mefรตna
Bรตi ua anรตrรต honogรตโ€™รต
Faigi gรตi waโ€™auri zato

Yaโ€™ita iraono sihino dรตla
Be duma-duma ba mbanua
Oโ€™รต niwaโ€™รต famareta
Sasai danga ba okhoiโ€™รตgรต

Ba bรตi ua fahadรต-hadรตโ€™รต
Ba bรตi ua fara’u-ra’u tanga
Enaรต lรต gรตna ita corona

#dirumahaja
#lindungidiri
#lindungisesama
#salamcorona
#stpdianmandalahadiruntukanda

๐—”๐—ก๐—ง๐—œ๐—ฆ๐—œ๐—ฃ๐—”๐—ฆ๐—œ ๐—–๐—ข๐—ฉ๐—œ๐——-๐Ÿญ๐Ÿต, ๐—ž๐—˜๐—ง๐—จ๐—” ๐—ฆ๐—ง๐—ฃ ๐——๐—œ๐—”๐—ก ๐— ๐—”๐—ก๐——๐—”๐—Ÿ๐—” ๐—Ÿ๐—”๐—ž๐—จ๐—ž๐—”๐—ก ๐—ฃ๐—˜๐—ก๐—ฌ๐—˜๐— ๐—ฃ๐—ฅ๐—ข๐—ง๐—”๐—ก ๐——๐—œ๐—ฆ๐—œ๐—ก๐—™๐—˜๐—ž๐—ง๐—”๐—ก ๐——๐—œ ๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐—š๐—ž๐—จ๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐—ž๐—”๐— ๐—ฃ๐—จ๐—ฆ

Penyemprotan disinfektan dilakukan di lingkungan kampus Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Dian Mandala Gunungsitoli sebagai langkah antisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid – 19). Upaya itu dilakukan langsung oleh Ketua STP Dian Mandala, Fransiskus T. S. Sinaga, S.Ag., M.Th untuk menjadikan lingkungan kampus steril dari pelbagai virus dan mikroorganisme yang merugikan manusia, terutama pandemi Covid โ€“ 19 yang telah menjadi bencana saat ini.

Penyemprotan ini menyasar di beberapa ruangan seperti ruang fungsionaris, ruang dosen, ruang BAAK/BAUK, ruang kelas mahasiswa, ruang auditorium, ruang perpustakaan, ruang lab komputer, ruang diskusi mahasiswa, ruang SEMA, ruang jaga, ruang tamu, kantin, teras, tangga dan dapur pada hari Kamis (02/04/2020).

Dalam prosesnya, kegiatan ini merupakan inisiatif Ketua STP Dian Mandala dalam rangka membantu pemerintah daerah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid โ€“ 19, khususnya di lingkungan kampus.

Selain penyemprotan, selama masa darurat Covid – 19, pihak lembaga STP Dian Mandala juga terus melakukan dan melanjutkan serangkaian himbauan positif dari pemerintah pusat untuk mengedukasi mahasiswa dan masyarakat pada umumnya sebagai bentuk kepedulian melawan corona.

Fransiskus T. S. Sinaga, S.Ag., M.Th., mengatakan bahwa mari kita bersama-sama menjaga kebersihan rumah, tempat kerja dan lingkungan. Dengan melaksanakan penyemprotan seperti ini, berarti kita telah berusaha dan berupaya menjaga serta memelihara lingkungan agar tetap aman dan bersih. Karena itu, masyarakat dan pemerintah harus bekerja sama serta saling bahu-membahu memutus mata rantai penyebaran virus corona, ujarnya.

Sementara itu, penyemprotan disinfektan merupakan standar penanggulangan virus dan tetap harus dilakukan, bahkan berkala. Tentu, tidak hanya di lingkungan kampus tetapi baiknya mahasiswa dan masyarakat melanjutkannya di rumah atau di lingkungan masing-masing.

Untuk pencegahan dan memberantas Covid – 19, tentunya kita diajak untuk bergandengan tangan membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta melindungi diri dan sesama yang dimulai dari hal-hal sederhana.

๐’ซ๐‘’๐“ƒ๐“Š๐“๐’พ๐“ˆ,
๐’ข๐’พ๐“๐’ถ๐“€๐’พ๐’ถ๐“‚๐’ถ ๐ป๐“Š๐“๐“Š, ๐‘€.๐’œ๐‘”.

๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ฆ๐—”๐— ๐—” ๐— ๐—˜๐—ก๐—–๐—˜๐—š๐—”๐—› ๐—ฉ๐—œ๐—ฅ๐—จ๐—ฆ ๐—–๐—ข๐—ฅ๐—ข๐—ก๐—”

Dalam rangka mewaspadai dan mencegah menjalarnya ๐•๐ข๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐‚๐จ๐ซ๐จ๐ง๐š ( ๐‚๐จ๐ฏ๐ข๐-๐Ÿ๐Ÿ—), maka lembaga STP Dian Mandala terus berupaya untuk mengedukasi dan mengingatkan para mahasiswa agar tetap menjaga kesehatan, menghindari kerumunan orang, menjaga jarak satu dengan yang lain dan lebih baik beraktivitas di rumah masing-masing, seperti himbauan dari pemerintah pusat akhir-akhir ini.

Pada hari Selasa, 17/03/2020 para dosen rapat bersama untuk menentukan langkah dan kebijakan lembaga dalam mengantisipasi berkembangnya ๐•๐ข๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐‚๐จ๐ซ๐จ๐ง๐š (๐‚๐จ๐ฏ๐ข๐-๐Ÿ๐Ÿ—) yang telah menjadi persoalan bangsa Indonesia dan bahkan dunia saat ini.

Salah satu keputusan lembaga adalah mahasiswa diberi kesempatan untuk tetap belajar mandiri di rumahnya masing-masing selama beberapa minggu ke depan.

Berdasarkan keputusan lembaga, mahasiswa belajar mulai dari 20 Maret 2020 s/d 18 April 2020.

Selama belajar mandiri, setiap dosen akan menyiapkan strateginya dalam memberikan kuliah online, mengerjakan tugas dan mengerjakan soal-soal UTS (Ujian Tengah Semester) secara online.

Selain itu, lembaga menyiapkan surat pemberitahuan mahasiswa belajar mandiri di rumah masing-masing yang diserahkan kepada orang tua, wali atau donatur.

Harapan bersama adalah dalam menghadapi virus corona (covid – 19) tidak perlu panik tetapi perlu waspada.

๐—”๐—ฌ๐—ข ๐—ž๐—จ๐—Ÿ๐—œ๐—”๐—› ๐——๐—œ ๐—ฆ๐—ง๐—ฃ ๐——๐—œ๐—”๐—ก ๐— ๐—”๐—ก๐——๐—”๐—Ÿ๐—” ๐—š๐—จ๐—ก๐—จ๐—ก๐—š๐—ฆ๐—œ๐—ง๐—ข๐—Ÿ๐—œ

๐˜‰๐˜ถ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜บ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ต๐˜ช๐˜จ๐˜ข
๐˜‹๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ข๐˜ต๐˜ถ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ญ ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ข
๐˜’๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ช๐˜ข๐˜ฉ
๐˜‘๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ง๐˜ต๐˜ข๐˜ณ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜š๐˜›๐˜— ๐˜‹๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ ๐˜”๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข

STP Dian Mandala salah satu Perguruan Tinggi Katolik yang berada di Kota Gunungsitoli. Lembaga ini mampu menghasilkan cendekiawan dan tokoh-tokoh Katolik di masa yang akan datang. Secara khusus menghasilkan guru Agama Katolik, Katekis dan Petugas Pastoral yang bergerak di pelbagai lini pelayanan seperti di Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Sakit, Panti Asuhan, Kantor Kementerian Agama, Stasi, Paroki dan Keuskupan.

Selain itu, STP Dian Mandala berkiprah dalam mengembangkan minat dan bakat mahasiswa melalui kursus dan pelatihan-pelatihan non akademik misalnya paduan suara, vocal grup, musik, tari, katering, salon, menjahit, pertanian dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan seperti ini dipastikan dapat menjadi penunjang ilmu pengetahuan mahasiswa secara akademik.

Mahasiswa STP Dian Mandala Keuskupan Sibolga memang dikenal hanya yang beragama Katolik, karena mereka dipersiapkan untuk menjadi pengajar iman ke-Katolikan. Meskipun demikian, mahasiswanya tidak hanya berasal dari Keuskupan Sibolga melainkan ada beberapa mahasiswa yang berasal dari Keuskupan lain seperti Keuskupan Agung Medan, Keuskupan Padang, Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Agung Ende dan Keuskupan Atambua.

Saat ini, STP Dian Mandala memiliki 2 gedung kampus, yakni kampus 1 di Jl. Nilam No. 4 dan kampus 2 di Jl. Karet No. 33 yang kini pembangunannya hampir selesai. Selain sarana-prasarana yang memadai juga memiliki dosen-dosen yang berkompeten pada bidangnya masing-masing.

Oleh karena itu, dalam menyongsong Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2020/2021 maka STP Dian Mandala memberi iklan secara online dan manual. Iklan online bisa dilihat melalui laman facebook Dian Mandala dan Humas STP Dian Mandala โ€“ Nias serta website http://stpdianmandala.ac.id dan sedangkan iklan manual dilakukan melalui pembagian brosur di Stasi, Paroki dan Sekolah-sekolah serta pemasangan baliho di pelbagai daerah Kabupaten/Kota.

Adapun tempat pemasangan baliho STP Dian Mandala tahun 2020:

1. Di Jalan Karet, Kulurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli

2. Di Jalan Merdeka, Desa Hiliweto, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias

3. Di Jalan Golkar, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan

4. Di Desa Muzoi, Kecamatan Lahewa Timur, Kabupaten Nias Utara

5. Di Desa Simeasi, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat

๐’ซ๐‘’๐“ƒ๐“Š๐“๐’พ๐“ˆ,
๐’ข๐’พ๐“๐’ถ๐“€๐’พ๐’ถ๐“‚๐’ถ ๐ป๐“Š๐“๐“Š, ๐‘€.๐’œ๐‘”.

MAHASISWA STP DIAN MANDALA KELAS SOLIDER GELAR AKSI PUNGUT SAMPAH

Kehadiran mahasiswa sebagai masyarakat intelektual harus mampu memberi dampak bagi lingkungan dan juga bagi masyarakat. Salah satunya adalah melalui kegiatan APS (Aksi Pungut Sampah).

Mahasiswa STP Dian Mandala Kelas Solider melakuan kegiatan yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan juga masyarakat seperti jalan santai sambil pungut sampah di sepanjang jalan Kota Gunungsitoli. Kegiatan ini dimulai dari depan gereja Katolik Santa Maria Bunda Para Bangsa Gunungsitoli, jalan depan kantor Wali Kota Gunungsitoli, Tugu Gempa dan berakhir di Taman Yaโ€™ahowu, Kamis (12/03/2020).

Ketua Tim Kerja (TIMKER), Dewi Purniman Waruwu mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar berdasarkan inisiatif dan program Kelas Solider. Selain itu, kegiatan pungut sampah sebagai upaya mengurangi sampah di sekitar trotoar/jalan raya yang dilalui dan di tempat-tempat keramaian. Aksi pungut sampah juga bermaksud sebagai ajakan bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan yang dapat mencemari lingkungan.

Kita mau mengajak mahasiswa sebagai kaum intelektual untuk bisa memerangi masalah sampah. Dengan hal-hal sederhana seperti ini, mahasiswa dibiasakan untuk turut berkontribusi dalam menjaga lingkungan, ujarnya. 

Tidak sedikit yang berharap bahwa kegiatan semacam itu terus didengungkan dan direalisasikan kapan dan di mana saja demi kenyamanan bagi banyak orang, karena โ€œlingkungan yang sehat adalah lingkungan yang bersih”.

Penulis,

            Gizakiama Hulu, M.Ag.

SELAYANG PANDANG STP DIAN MANDALA GUNUNGSITOLI KEUSKUPAN SIBOLGA

A. Pengantar
Bermula dari keprihatinan akan sangat kurangnya tenaga Guru Pendidikan Agama Katolik yang kualifaid di Keuskupan Sibolga pada tahun 1970-an, maka Uskup Keuskupan Sibolga yang saat itu dijabat oleh Mgr. Dr. Anicetus B. Sinaga, OFMCap, merintis pendirian Sekolah Pendidikan Guru Agama Katolik Dian Mandala yang disingkat dengan PGAK Dian Mandala. PGAK Dian Mandala menerima siswa baru perdana pada Tahun 1979 yang Direkturnya dijabat oleh P. Paulinus Manao, OFMCap. Pada Tahun 1989 PGAK Dian Mandala terakhir menerima siswa baru disebabkan oleh adanya:

  • Undang-Undang No 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menuntut para Guru di tingkat Pendidikan Dasar harus berijazah minimum Diploma Dua (D2). Konsekwensi dari Undang-Undang ini sekolah-sekolah keguruan tingkat SLTA seperti SPG dan PGA ditutup.
  • Surat Keputusan Direktur Jenderal Bimas Katolik Nomor: G. II/PP.01.1/295/90 yang salah satu isinya bahwa para Guru Agama Katolik di Sekolah Dasar harus disetarakan setingkat Diploma Dua (D2).

Menyikapi akibat dari Undang-Undang No 2 Tahun 1989 dan Surat Keputusan Dirjen Bimas Katolik tersebut di atas, Uskup Sibolga menugaskan :

  • Drs. Wilhelm W. Ndruru yang saat itu menjabat sebagai Direktur PGAK Dian Mandala
  • P. Metodius Sarumaha, OFMCap sebagai Ketua Komisi Kateketik Keuskupan Sibolga agar keduanya bekerjasama merintis pembukaan Program D2/D3 jurusan Guru Agama Katolik di Gunungsitoli.

Dari beberapa Perguruan Tinggi yang dihubungi, hanya IPI Malang yang bisa membuka peluang untuk membuka filialnya di Nias. Terjadilah komunikasi kedua belah pihak untuk bisa berdirinya Program D2/D3 Filial IPI Malang di Nias. Setelah adanya kesepakatan dengan pihak IPI Malang dan izin dari Dirjen Bimas Katolik, Drs. Wilhelm W. Ndruru sebagai calon Ketua Program D2/D3 Filial IPI Malang di Nias dan P. Metodius Sarumaha, OFMCap, sebagai Moderator, bersama Selestinus Laia, A.Md sebagai Tata Usaha mulai bekerja dengan mengedarkan Brosur Penerimaan Mahasiswa Baru perdana pada Tahun Akademik 1991/1992. Mulai tahun 1991 itulah berdiri Program D2/D3 Filial IPI Malang di Nias yang menjadi cikal bakal berdirinya STP Dian Mandala Gunungsitoli secara otonom.

B. Berdirinya STP Dian Mandala Otonom
Dengan pengalaman selama 17 tahun bergabung dengan IPI Malang, Uskup Keuskupan Sibolga merasa sudah waktunya didirikan Perguruan Tinggi Agama Katolik Otonom di Keuskupan Sibolga untuk melepaskan dari filialitas IPI Malang. Melalui berbagai proses dan pertimbangan dari Dewan Imam Keuskupan Sibolga, Uskup Sibolga yang saat itu dijabat oleh Mgr. Dr. Ludovikus Simanullang, OFMCap (alm) menerbitkan Surat Keputusan Pendirian Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Dian Mandala Gunungsitoli, Keuskupan Sibolga Nomor : 050/KS-SK/2007 tertanggal 20 Desember 2007. Seterusnya menugaskan P. Dr. Marinus Telaumbanua, OFMCap (alm) untuk merintis pembukaan STP Dian Mandala Gunungsitoli. Untuk melancarkan pelaksanaan tugas ini, dilaksanakanlah serah terima jabatan Ketua Program D2/D3 Filial IPI Malang di Nias dari Zeno Halawa, S.Ag (alm) kepada P. Dr. Marinus Telaumbanua, OFMCap (alm) tgl 5 Maret 2008.

Dalam tempo yang terbilang singkat, P. Dr. Marinus Telaumbanua, OFMCap (alm) berhasil merampungkan semua dokumen dan persyaratan berdirinya Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Dian Mandala Gunungsitoli, Keuskupan Sibolga. Terbitlah Surat Keputusan Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI Nomor: DJ.IV/Hk.00.5/137/2008 tanggal 13 Agustus 2008 tentang Izin Operasional Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Dian Mandala Gunungsitoli, Keuskupan Sibolga. Mendahului terbitnya SK Izin Operasional STP Dian Mandala Gunungsitoli, telah dibuka pendaftaran calon mahasiswa baru sejak bulan Mei 2008. Pada tanggal 26 Agustus 2008, disahkanlah Kemandirian STP Dian Mandala Gunungsitoli lepas dari filialitas IPI Malang oleh Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI yang dijabat oleh Drs. Stef Agus bersama Uskup Sibolga Mgr. Dr. Ludovikus Simanullang, OFMCap (alm) dan Bupati Nias Binahati B. Baeha, SH. Dengan demikian, berjalanlah Tahun Akademik perdana bagi mahasiswa baru STP Dian Mandala Gunungsitoli Tahun Akademik 2008/2009. Bersamaan dengan itu terjadilah peralihan mahasiswa filial IPI Malang ke STP Dian Mandala otonom.

Setahun kemudian, persisnya tanggal 29 Agustus 2009 terjadi peresmian dan pemberkatan gedung STP Dian Mandala Gunungsitoli oleh Uskup Sibolga Mgr. Dr. Ludovikus Simanullang, OFMCap (alm) bersama Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI dan Bupati Nias. Ketua STP Dian Mandala dijabat oleh P. Dr. Marinus Telaumbanua, OFMCap (alm) dan mulai pada tahun itu gedung baru STP Dian Mandala Gunungsitoli menjadi tempat perkuliahan tetap sampai saat ini. Dua tahun kemudian, STP Dian Mandala memperoleh status โ€œTerdaftarโ€ sesuai Surat keputusan Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI Nomor: Dj.IV/Hk.00.5/200/2010 tanggal 15 Oktober 2010. Dalam perjuangan untuk terakreditasi oleh BAN-PT, STP Dian Mandala Gunungsitoli memperoleh perpanjangan izin operasional, yaitu: pada tahun 2012 melalui Surat Keputusan Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI Nomor: DJ.IV/Hk.00.5/64/2012 tanggal 21 Mei 2012 dan pada tahun 2017 melalui Surat Keputusan Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI Nomor 2436 Tahun 2017 tanggal 27 September 2017. Pada tahun 2014, STP Dian Mandala sempat mengajukan Borang Akrditasi ke BAN-PT, tetapi hanya berhasil mendapat nilai โ€Cโ€ dan kembali berjuang untuk mengajukan borang akreditasi STP Dian Mandala Gunungsitoli pada tahun 2020 ini.

C. Keadaan Lulusan STP Dian Mandala Otonom
Pada tahun akademik 2008/2009, diterimalah mahasiswa perdana di STP Dian Mandala Gunungsitoli dengan rincian:

  • Pindahan dari filial IPI Malang di Nias, 34 orang
  • Mahasiswa Regular 56 orang

Berikut ini, keadaan lulusan sampai dengan tahun 2019, setelah penerimaan mahasiswa perdana:

  • Lulusan 2010 berjumlah: 14 orang
  • Lulusan 2011 berjumlah: 15 orang
  • Lulusan 2012 berjumlah: 78 orang
  • Lulusan 2013 berjumlah: 141 orang
  • Lulusan 2014 berjumlah: 78 orang
  • Lulusan 2015 berjumlah: 119 orang
  • Lulusan 2016 berjumlah: 48 orang
  • Lulusan 2017 berjumlah: 26 orang
  • Lulusan 2018 berjumlah: 32 orang
  • Lulusan 2019 berjumlah: 32 orang

Total: 578 orang

D.ย  Keadaan Mahasiswa Tahun Akademik 2019/2020
Berikut adalah keadaan mahasiswa STP Dian Mandala yang tercatat pada tahun akademik 2019/2020:

  • Angkatan 2015 berjumlah: 8 orang
  • Angkatan 2016 berjumlah: 66 orang
  • Angkatan 2017 berjumlah: 118 orang
  • Angkatan 2018 berjumlah: 120 orang
  • Angkatan 2019 berjumlah: 78 orang

Total: 390 orang

E. Keadaan Dosen
1) Dosen Tetap:
(a) Yang memiliki Jabatan Akademik Lektor Kepala: 1 orang
(b) Yang memiliki Jabatan Akademik Lektor: 6 orang
(c) Yang memiliki Jabatan Akademik Asisten Ahli: 6 orang
(d) Yang Bersertifikat: 12 orang
(e) Yang belum memiliki Jabatan Akademik: 4 orang
Jumlah = 17 orang

2) Dosen Tidak Tetap: 6 orang

F. Keadaan Pegawai
Jumlah Pegawai tetap: 3 orang
Jumlah Pegawai Tidak tetap: 5 orang

Gunungsitoli, 07 Maret 2020

Selestinus Laia, A.Md
(Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan
STP Dian Mandala Gunungsitoli)

SANGGAR SOHAGAINI STP DIAN MANDALA GUNUNGSITOLI RAIH JUARA I PADA LOMBA KREASI TARI TUWU

Dalam rangka Pelantikan DPW Gerakan Peduli Pendidikan, Sosial dan Budaya (GEPPSIB) se-Kepulauan Nias dan Pelaksanaan Lomba Kreasi Tari Tuwu, maka Sanggar Sohagaini STP Dian Mandala Gunungsitoli meraih Juara I pada Lomba Kreasi Tari Tuwu. Kegiatan ini diikuti oleh 8 kontingen yang dilaksanakan di Aula Gereja Katolik Santa Maria Bunda Para Bangsa Gunungsitoli, Minggu (01/03/2020).

Event-event seperti ini tentu sangat disambut baik oleh lembaga STP Dian Mandala Gunungsitoli. Sebagai lembaga pendidikan, STP Dian Mandala Gunungsitoli terus berbenah dan melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan positif kemasyarakatan untuk mengkonkretkan Tridarma Perguruan Tinggi, salah satunya yaitu pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang baik ini, lembaga STP Dian Mandala Gunungsitoli mengucapkan banyak terima kasih kepada pelbagai pihak yang terlibat di dalamnya untuk menyukseskan setiap event. Lembaga STP Dian Mandala Gunungsitoli senantiasa bersyukur atas rentetan kejuaraan yang diraih, STP Dian Mandala Group Juara II pada Lomba Vokal Grup Piala KAPOLRES Nias 2020, (Sabtu/29/02/2020) dan Sanggar Sohagaini STP Dian Mandala Juara I pada Lomba Kreasi Tari Tuwu, (Minggu/01/03/2020).

STP Dian Mandala: โ€œBercahayalah!โ€

SELAMAT, STP DIAN MANDALA RAIH JUARA II DI GRAND FINAL LOMBA VOKAL GRUP PIALA KAPOLRES NIAS 2020

Tim Vokal Grup STP Dian Mandala Gunungsitoli Keuskupan Sibolga meraih Juara II di Grand Final Lomba Vokal Grup Piala KAPOLRES Nias 2020 yang dilaksanakan di Taman Yaโ€™ahowu Kota Gunungsitoli, Sabtu (29/02/2020).

Hari Senin, (24/02/2020), kegiatan lomba diawali dengan babak penyisihan yang diikuti oleh 33 kontingen dari tiga kabupaten (Nias, Nias Utara dan Nias Barat) dan satu kota (Gunungsitoli). Pada babak penyisihan, ada 10 kontingen yang berhasil lolos masuk babak semi final dan salah satunya adalah Tim Vokal Grup STP Dian Mandala Gunungsitoli.

Hari Jumat, (28/02/2020), kegiatan dilanjutkan dengan babak semi final yang diikuti oleh 10 kontingen. Pada babak ini, Tim Vokal grup STP Dian Mandala Gunungsitoli kembali dinyatakan lolos oleh Dewan Juri dan siap masuk babak selanjutnya yaitu grand final.  

Memang, โ€œUSAHA TIDAK MENGKHIANATI HASILโ€. Itulah sepotong kalimat yang mungkin menginspirasi beberapa mahasiswa sebagai Tim Vokal Grup STP Dian Mandala Gunungsitoli. Melalui kesabaran, keuletan, kerendahan hati dan daya juang mereka mampu bersaing sehat serta mampu menunjukkan kebolehannya sehingga berhasil meraih Juara II di Grand Final Lomba Vokal Grup Piala KAPOLRES Nias 2020, Sabtu (29/02/2020).  

Adapun kontingen yang masuk 5 besar pada Lomba Vokal Grup KAPOLRES Nias 2020 yang tampil di Grand Final yaitu:

  • OMEGA STAR GROUP
  • ISOLA DICTION GROUP
  • JIL GROUP
  • STP DIAN MANDALA GROUP
  • CONSANANSE GROUP

Selamat kepada STP Dian Mandala Group yang telah menunjukkan kebolehannya meraih Juara II, semoga pada event-event selanjutnya STP Dian Mandala tetap BERJAYA.

STP Dian Mandala: โ€œBercahayalah!โ€

Perpanjangan Jabatan Fungsionaris STP Dian Mandala Gunungsitoli

Hari ini Jumat (28/02/2020) dilaksanakan perpanjangan jabatan fungsionaris STP Dian Mandala oleh pengurus Yayasan Budi Bakti Keuskupan Sibolga di Auditorium STP Dian Mandala Gunungsitoli. Kegiatan yang dimaksud dihadiri oleh pembina, pengawas dan pengurus Yayasan Budi Bakti Keuskupan Sibolga serta para fungsionaris, dosen dan staf-pegawai STP Dian Mandala Gunungsitoli.

Dalam laporan Ketua STP Dian Mandala Gunungsitoli, Fransiskus T. S. Sinaga, S.Ag., M.Th mengatakan bahwa seiring berjalannya waktu lembaga STP Dian Mandala semakin mengalami perkembangan yang signifikan baik secara kuantitas-kualitas mahasiswa dan dosen, penataan administrasi, peningkatan sarana-prasarana dan berbagai bentuk pengabdian lainnya di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan yang telah terlaksana selama kepemimpinan fungsionaris di periode 2017-2020 tentu sudah dimuat dalam bentuk tulisan. Hal ini merupakan bentuk transparansi dari fungsionaris dan hasil kerja sama dari berbagai pihak, ungkapnya.

Bartolomeus Sihite, S.Ag., Lic.Miss., sebagai Sekretaris Yayasan Budi Bakti Keuskupan (mewakili ketua YBB KS) mengungkapkan bahwa kami menyambut baik bentuk transparansi selama tiga tahun dalam memimpin lembaga STP Dian Mandala Gunungsitoli sebagai wadah pendidikan. Selain itu, juga diucapkan banyak terima kasih kepada fungsionaris karena telah mengembangkan STP Dian Mandala Gunungsitoli ke arah yang lebih baik. Yayasan selalu berharap kepada fungsionaris periode 2020-2023 untuk tetap menjalankan tugas ini ke depan sehingga cita-cita bersama dapat tercapai, tegas Sekretaris YBB KS.

Adapun fungsionaris dengan masa jabatan 2020-2023 atau tiga tahun ke depan adalah:

  • Fransiskus T. S. Sinaga, S.Ag., M.Th., sebagai Ketua STP Dian Mandala Gunungsitoli
  • Alexius Poto Obe, S.S., M.Hum., sebagai Wakil Ketua I STP Dian Mandala Gunungsitoli
  • Paulinus K. Ndoa, S.Ag., M.Pd., sebagai Wakil Ketua II STP Dian Mandala Gunungsitoli
  • Sitepanus Zebua, S.Ag., M.M., sebagai Wakil Ketua III STP Dian Mandala Gunungsitoli

Selamat dan sukses kepada seluruh fungsionaris semoga amanah terhadap tugas yang diemban dan dapat dilaksanakan dengan baik.

STP Dian Mandala: โ€œBercahayalah!โ€

Misa Rabu Abu di STP Dian Mandala Gunungsitoli

Tak terasa hari, minggu, bulan dan bahkan tahun terus berganti. Demikian masa dalam liturgi Gereja Katolik pun tak terasa terus berganti seperti masa natal dan masa biasa yang sudah kita lalui, namun kini kembali kita memasuki masa prapaskah tahun 2020. Umat Katolik menjalani masa prapaskah mulai dari Rabu Abu, 26 Februari 2020 sampai 11 April 2020 sebelum vigili paskah.

Oleh karena itu, STP Dian Mandala Keuskupan Sibolga mengawali masa prapaskah tahun 2020 ini dengan merayakan Misa Rabu Abu di lingkungan kampus yang diikuti oleh dosen, staf-pegawai dan mahasiswa pada hari Rabu, (26/02/2020) pukul 09.30 WIB sampai selesai.

Misa Rabu Abu dipimpin oleh Ketua STP Dian Mandala P. Fransiskus T. S. Sinaga, Pr., dan didampingi Wakil Ketua I yaitu P. Alexius Poto Obe, Pr. Misa Rabu Abu ditandai dengan pemberian abu di dahi yang berbentuk salib.

Dalam khotbahnya dan bahkan di laman facebook Dian Mandala, P. Fransiskus T. S. Sinaga, Pr., banyak memberi penekanan โ€œMari… Saya, Anda dan Kita semua berbalik kepada Allah!โ€.

Kalau Kita melintas di Jembatan Nou dekat Pasar Yaโ€™ahowu, Kota Gunungsitoli sudah terpampang iklan rokok sampoerna “LO YANG SALAH LO YANG GALAK”. Sepintas kalimat ini kurang bermakna tapi kalau Kita renungkan maknanya sangat dalam dan luas. Pesan kalimat ini juga sangat tegas, terang, jelas, dan kuat serta menantang Kita.

Di awal masa prapaskah di hari Rabu Abu ini, Kita umat Katolik mengawali Retret Agung. Dalam masa prapaskah ini, Kita disadarkan bahwa Allah adalah Maha Pengampun, Maha Pengasih, Panjang Sabar, Berlimpah Kasih Setia dan Maha Bijaksana. Karena itu, Kita jangan ragu akan pengampunanNya.

Sebagai manusia, Saya, Anda dan Kita semua pernah salah, berdosa, dan lalai. Pernyataan Kita dengan sikap marah/galak (seperti: manusia pertama, Adam dan Hawa. Begitu tahu Mereka berdosa, Mereka lari sembunyi dan menghindar dari Allah). Tentu, hal ini tidak sesuai dengan kehendak Allah. Allah mau agar Kita dengan rendah hati menyesal, sadar dan mengakui kelemahan Kita sendiri.

Dengan demikian, Kita disadarkan meskipun Kita bukan apa-apa, Kita manusia hina dan berdosa dengan simbol Abu yang Kita terima, tapi di mata Tuhan Kita adalah segalanya dan berharga di hadapan Tuhan. Allah menuntun/mengarahkan Kita untuk berbalik kepadaNya. Kita yang bersalah, berdosa, dan tak layak ini mohon ampun kepadaNya dan bukan sebaliknya menjadi marah/galak kepada sesama serta kepada Tuhan.

Paus Fransiskus dalam Surat Gembalanya tahun 2020 menyapa Kita agar Kita sadar bahwa dasar pertobatan adalah misteri paskah (wafat dan kebangkitan Kristus). Karena itu, Paus Fransiskus menyerukan pertobatan (ber-metanoia). Melalui seruan itu, menyadarkan Kita bahwa Allah sangat merindukan berdialog dengan Kita (lewat doa) dan sekaligus mendorong Kita agar mau rela hati untuk berbagi atas apa yang Kita miliki dengan tidak hanya “disimpan” begitu saja.

Sebagai penutup dari khotbahnya, P. Fransiskus T. S. Sinaga, Pr., menegaskan bahwa semuanya mau mendidik hati, sangar suci Kita agar tetap rendah hati, bertobat untuk mengakui kesalahan, kelemahan dan dosa Kita di hadapan Tuhan. Hari ini, Kita akan menerima atau ditandai dengan Abu sebagi tanda pertobatan Kita. Mari berbalik kepada Allah, mengoyakkan hati, menyesal/menangis atas dosa dan ber-metanoia serta tidak mengikuti slogan rokok sampoerna “LO YANG SALAH LO YANG GALAK”

Selamat memasuki Retret Agungโ€ฆ!!!